Saturday, 9 September 2017

Grace Wijaya dan Posisi Favoritnya

Saturday, 9 September 2017
Kontak mata dan senyuman manis manja saat kami masuk ke lokasi foto adalah sapaan pertama yang kami dapatkan ketika bertatap muka dengan Grace Wijaya. “Halo apa kabar” katanya, sembari duduk dengan wajah terhias oleh sentuhan tangan magis yang membuat paras menjadi terlihat lebih manis, seksi, dan menggoda. Fokus terbagi dua ketika dirinya berlenggok-lenggok bermain di depan kamera, entah harus menikmati momen atau menelan ludah sambil menghayal jorok. 

Sering baca MAXIM?
Sering dong, aku suka karena MAXIM itu elegan dan bisa jadi referensi aku menjadi model.

Pernah foto nude?
So far sih belum pernah. Kalau konsepnya cocok mungkin mau coba, hahaha.
Tertarik untuk main film nggak?
Aku udah pernah ikut-ikut casting dan aku merasa kayaknya nggak cocok deh. Logat Makassar aku masih terbawa, dan aku juga nggak bisa fokus ke usaha yang sedang aku jalanin.

Memangnya kamu ada usaha apa?
Selain aku sibuk modeling, aku join sama papaku di bidang clothing-an. Jadi waktu aku lumayan kemakan dari sana.

Seperti apa tipe pria idaman kamu?
Aku suka pria yang cuek. Menurut aku tipikal pria yang cuek nggak akan mudah dimiliki wanita lain.
Bagaimana cara untuk menjaga hubungan dengan pasangan agar lebih baik?
Harus saling sabar dan saling jaga komitmen satu sama lain. Sifat cuek pacar aku terkadang bikin gemes, tetapi biar bagaimana pun aku harus sabar menghadapi dia.

Kalau di ranjang?
Tergantung suasana dong. Menurut aku untuk urusan seks, yang terpenting adalah bagaimana melakukannya secara maksimal.
Maksimal dalam arti?
Aku suka yang hardcore. Aku suka seks yang keras dibanding yang lemah. Seperti Fifty Shades of Grey gitu, hahaha. Aku juga sangat suka melakukannya di depan kaca, karena itu sangat seksi buat aku.

Pernah memakai atribut yang ada di film itu?
Baru mau pakai sih kalau ada yang pas buat aku, hahaha.

Punya posisi seks favorit kamu?
Aku punya gaya sendiri saat melakukannya. Gaya doggy menatap rembulan. Sambil doggy stylekepala aku dijambak ke belakang, hahahaha!
Kalau pandangan kamu tentang one night stand?
Aku sebenarnya kurang tertarik untuk one night stand dan menurut aku nggak perlu. Seperti yang aku bilang, berhubungan seks harus maksimal, baik itu dari segi posisi, penetrasi, dan juga hati. Ketika melakukan hubungan seks memakai hati, hubungan di atas ranjang pasti total karena kita memainkannya dengan perasaan.

Seberapa sering kamu party?
Aku tipikal orang yang suka menyendiri dan nggak suka keributan. Kalau di dalam club itu kan gaduh, jadi aku merasa kurang nyaman aja. Tetapi kalau tuntutan pekerjaan mengharuskan aku untuk masuk club ya mau nggak mau harus dijalani dong.
Wah kamu terbilang anak baik-baik ya?
Mau dibilang baik juga nggak terlalu sih hahahaha. Cuma aku itu tipikal bandel yang benar. Bandel karena profesi nggak masalah sih menurut aku, asal nggak bandel colek pria lain ya.


(sumber: Maxim Indonesia)

No comments:

Post a Comment